Jemaah Tarawih di Garut Diteror Lemparan Batu Besar, Pelaku Ternyata Warga Setempat
Jemaah yang sedang beribadah tiba-tiba dikejutkan oleh suara benturan keras dari arah luar bangunan.
GARUT – Kekhusyukan warga Kampung Pasirkacapi, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut saat melaksanakan shalat tarawih terusik oleh aksi teror pada Sabtu (14/3/2026) malam.
Pelakunya ternyata warga setempat yang diketahui berinisial R. Pria 37 tahun itu nekat melemparkan batu besar hingga memecahkan kaca masjid.
Kapolsek Wanaraja, AKP Abusono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Jemaah yang sedang beribadah tiba-tiba dikejutkan oleh suara benturan keras dari arah luar bangunan.
"Setelah dilihat, ada salah satu kaca masjid yang pecah dan ditemukan sebuah batu berukuran cukup besar di dalam masjid," ungkap Abusono, Minggu (15/3/2026).
Meski sempat diselimuti rasa takut, para jemaah tetap menyelesaikan shalat tarawih mereka hingga usai. Pihak kepolisian yang tengah bertugas di wilayah sekitar pun langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
"Kami kemudian dikabari oleh warga dan langsung meluncur ke lokasi. Kebetulan saat kejadian kami sedang melaksanakan tarawih keliling di kampung sebelah," katanya.
Pelaku yang merupakan warga setempat sempat diamankan oleh warga sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib. "Sempat diamankan oleh warga, kemudian diserahkan kepada kami," ujar Abusono.
Saat diperiksa di Mapolsek Wanaraja, pelaku mengakui perbuatannya.
Kepada polisi, ia berdalih tindakan nekat tersebut dipicu oleh dorongan gaib dan emosi pribadi. "Pengakuannya melakukan pelemparan karena mendapatkan bisikan dan kekesalan," tambah Abusono.
Abusono menyatakan jika saat ini pelaku sedang diperiksa di rumah sakit terkait kondisi kesehatannya.
"Memang secara kasat mata, kondisi yang bersangkutan sehat dan nyambung ketika diajak ngobrol. Tapi berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan kejiwaan turunan dari orang tuanya," pungkas Abusono.
Kasus pelemparan ini kini ditangani sepenuhnya oleh Polsek Wanaraja. Meski pelaku telah diamankan, polisi terus mendalami keterangan saksi dan bukti di lapangan guna memastikan motif di balik aksi yang meresahkan warga tersebut. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

